pentingnya dukungan pemangku kepentingan dalam menerapkan standar iso

Standar ISO merupakan persyaratan dokumentasi yang mencakup pedoman atau spesifikasi terstruktur untuk diterapkan organisasi. Dengan menerapkan standar ISO akan membantu organisasi untuk memastikan bahwa proses, sumber daya, produk atau layanan benar-benar sesuai dengan harapan para pemangku kepentingan. Dalam hal ini pemangku kepentingan memiliki peran penting dalam implementasi standar ISO. Standar ISO memiliki tujuan yang jelas untuk organisasi dan menjadi dasar bagi manajemen dan karyawan untuk menjalankan proses bisnis.

Kerangka kerja pada standar ISO membantu organisasi memastikan bahwa mereka tidak hanya memenuhi kebutuhan internasional, tetapi juga dapat membangun kepercayaan dan mencapai kesuksesan berkelanjutan dengan memahami dan mengatasi kebutuhan hingga kekhawatiran pemangku kepentingan. Standar ISO juga bisa membantu organisasi untuk mendapatkan visi bersama, mempromosikan pendekatan peningkatan berkelanjutan dan membangun konsistensi dalam kinerja secara keseluruhan.  

Peran Pemangku Kepentingan dalam Penerapan Standar ISO

Pemangku kepentingan dalam ISO adalah kelompok atau organisasi yang memiliki kepentingan dalam pengambilan keputusan dan bisa berpengaruh secara langsung maupun tidak langsung terhadap kegiatan atau proyek organisasi. Dukungan pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk keberhasilan bisnis. 

Pemangku kepentingan meliputi pemasok, staff internal, anggota (pemegang saham, investor, dan konsumen), regulator dan masyarakat lokal dan regional. Peran pemangku kepentingan juga sangat penting dalam standar ISO, seperti:

  1. Membuat keputusan

Direktur dan pihak lainnya memiliki kewenangan yang cukup penting dalam suatu perusahaan. Mereka memiliki hak untuk membuat keputusan atau mengusulkan ide untuk perusahaan. 

  1. Pendukung keuangan 

Pemangku kepentingan bisa menambah atau mengurangi investasi pada suatu perusahaan dengan mempertimbangkan kondisi finansial bisnis tersebut. Sebuah perusahaan sangat bergantung dan wajib membangun hubungan yang baik dengan para pemangku kepentingan. 

  1. Manajemen langsung 

Beberapa pemangku kepentingan juga memiliki keterlibatan langsung dalam manajemen perusahaan. Pemangku kepentingan menduduki bagian departemen tertentu di dalam sebuah perusahaan. 

  1. Tanggung jawab sosial perusahaan 

Perusahaan perlu menyeimbangkan hubungan antara bisnis dan pemangku kepentingan. Perusahaan harus memiliki sikap tanggung jawab sosial perusahaan. Tanggung jawab sosial ini bisa dilakukan kepada karyawan, konsumen, pemegang saham, ataupun lingkungan tertentu. 

Cara Meningkatkan Komunikasi Para Pemangku Kepentingan 

Komunikasi antar para pemangku kepentingan adalah salah satu kunci keberhasilan dalam menjalankan operasional bisnis. Dimana dapat berdampak baik dan memastikan transparansi, akuntabilitas dan mempercepat peningkatan berkelanjutan di Perusahaan. Dalam hal in Perusahaan dapat mengadopsi kerangka kerja yang dapat mendukung proses komunikasi di lingkungan organisasi, salah satunya standar ISO. Melalui standar ISO, terdapat beberapa cara yang bisa dilakukan untuk meningkatkan komunikasi pemangku kepentingan, diantaranya: 

  • Identifikasi pemangku kepentingan utama

Tidak Semua pemangku kepentingan memiliki pengaruh yang sama. Perusahaan atau organisasi penting untuk mengelompokkan pemangku kepentingan berdasarkan kepentingan yang terlibat dengan mereka. 

  • Komunikasi yang disesuaikan

Pemangku kepentingan yang berbeda memerlukan jenis informasi yang berbeda juga dan menyesuaikan komunikasi agar sesuai dengan organisasi. Pemangku kepentingan juga perlu menyesuaikan komunikasi agar sesuai dengan organisasi dan memastikan pesan yang disampaikan sesuai. 

  • Pembaruan berkala 

Pembaruan secara teratur memberikan informasi terbaru kepada pemangku kepentingan mengenai perubahan proses, standar hingga tujuan organisasi. 

  • Mekanisme umpan balik 

Menyediakan media dan alur komunikasi yang jelas bagi para pemangku kepentingan sangat penting untuk memberikan umpan balik dan memastikan umpan balik tersebut ditindaklanjuti jika diperlukan. 

  • Pelatihan dan pendidikan 

Untuk pemangku kepentingan internal, akan ada pelatihan dan sumber daya untuk memastikan mereka memahami standar ISO, keterlibatan dan peran mereka dalam kepatuhan. 

Baca juga: 3 Strategi Implementasi Standar ISO di Perusahaan 

Segera Dapatkan Penawaran Sertifikasi Terbaik Sekarang!

Wujudkan perubahan yang lebih baik dan efisien untuk Perusahaan Anda. Temukan solusi dan kemudahan sertifikasi dengan proses cepat, tepat dan biaya terjangkau.

Posted in
Standar ISO
×

Hallo!

Klik sekarang untuk mengobrol di WhatsApp atau kirim email ke info@ekualindo.com

× Layanan Sertifikasi Ekualindo